Senin, 11 Juni 2012

Kepada Anakku : 'Selamatkan Akhlakmu'


Latar Belakang
Memilih buku yang berjudul : “WAHAI ANAKKU SELAMATKAN AKHLAKMU”, karena memberikan pengetahuan dari sudut pandang agama Islam dan sebagai pembekalan dalam menuntut ilmu. Dengan mempelajari buku ini, akan mendapatkan pegangan dan kunci untuk sukses dalam menuntut ilmu ditengah-tengah kemerosotan moral yang semakin hari semakin bertambah dikalangan generasi muda.

Isi Buku
Seorang guru besar dan ulama Iskandariyah memberikan nasehat kepada muridnya agar selalu mengikuti nasehatnya. Beliau sangat bahagia apabila muridnya mempunyai badan sehat, berpendirian kuat, suci hati, berakhlaq mulia, menjaga adab, menjauhi perkataan tercela, lemah-lembut dalam bergaul, menyayangi sesama, menolong fakir, belas kasih terhadap yang lemah, pemaaf, tidak meninggalkan sholat dan tidak menunda-nunda waktu untuk beribadah kepada Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa.
Beliaupun memberikan pandangan kepada muridnya, bahwa hak dan kewajiban seorang muslim tidak hanya diberikan kepada Allah SWT, tetapi juga kepada Rasul Allah. “Barangsiapa yang taat pada Allah dan Rasul=Nya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan barangsiapa yang berpaling  niscaya akan diadzab-Nya dengan adzab yang pedih” (Al Fath: 17).
Selain itu hak dan kewajiban seorang muslim adalah mentaati perintah kedua orangtua. Karena sesungguhnya orang yang paling menyayangi adalah ayah ibu yang telah mendidik dan memelihara kita sejak kecil sampai tumbuh dewasa. Karena itulah, kita wajib menerima nasehat dan petuah orangtua, karena mereka lebih mengetahui sesuatu yang kita hadapi daripada diri kita sendiri.
Sang guru mengajarkan pula adab dalam menuntut ilmu. Bagaimana sikap kita dalam menuntut ilmu, mencari keridhoan agar selalu dimudahkan dalam belajar. Banyak-banyaklah bermunajat(berdialog) dan tawakal (berserah diri) kepada Allah, semoga Allah memberikan ilmu pengetahuan yang luas dan bermanfaat dengan mengamalkan ilmu tersebut.
Hingga wasiat terakhir sang guru kepada muridnya, agar muridnya selalu berserah diri kepada Allah dengan memperbanyak tadarus Al-Quran serta menghafal ayat-ayat mulia yang terkandunng di dalamnya, Selain itu pebanyaklah pendekatan diri kepada Allah dan berdo’a memohon kebaikan untuk diri ataupun untuk kedua orangtua, juga untuk kawan-kawan sesama muslimin dan mukminin.

Komentar penulis
Isi dari buku ini memberikan sudut pandang yang baik khususnya bagi umat Islam dalam hal beribadah kepad Allah dengan menjalankan seluruh perintah-Nya. Baik dalam urusan Akhirat maupun dalam urusan Dunia.

Kesimpulan
Dengan mengamalkan nasehat-nasehat yang ada di buku ini, akan mendapat suatu sukses yang besar dalam mewujudkan kader bangsa yang bertaqwa, berakhlaq mulia, berpegang teguh pada ajaran islam yang ikhlas berjuang di jalan Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar