Tomcat adalah sejenis serangga yang bentuknya hampir mirip
dengan semut, namun memiliki racun yang dapat membahayakan manusia. Tomcat
biasa hidup di tempat lembab, pepohonan dan semak-semak. Ia mengeluarkan
racunnya, apabila merasa sudah terancam akan keselamatan dirinya. Misalnya terjadi
sentuhan atau benturan dengan kulit manusia atau dapat melalui handuk, baju
atau alat lain yang tercemar oleh racun tomcat tersebut. Dalam tubuh tomcat,
terdapat cairan yang diduga 12 kali lebih mematikan dibandingkan bisa ular
kobra.
Wabah tomcat awalnya muncul di Surabaya tepatnya di
lingkungan Apartemen East Coast yang berada
di bibir pantai kawasan Pamurbayasan dan juga yang berada di belakang kawasan hutan Mangrove yang gundul. Dan
penyebab rusaknya lingkungan itu di karena reklamasi pantai dan pembalakan
liar. Akibatnya, lahan yang digunakan untuk menanam Mangrove menjadi sempit. Habitat
tomcat rusak dan kemudian menyerang ke pemukiman manusia. Serangga Tomcat biasanya
menjadi makanan burung, namun populasi burung yang sudah berkurang menyebabkan
populasi serangga ini menjadi tak terkontrol dan menyerang perumahan manusia.
Racun tomcat yang masuk kedalam tubuh manusia, akan
menyebabkan iritasi pada kulit, meskipun tidak sampai mematikan. Biasanya
terjadi kemerahan di kulit yang berlangsung selama beberapa hari, di samping
menunjukkan kemerahan dan kulit melepuh lebih luas, dapat menunjukkan gejala
tambahan, seperti demam, nyeri persarafan (neuralgia), nyeri tulang
(arthralgia), dan muntah.
Cara mengatasi apabila terkena racun Tomcat adalah dengan sesegera
membilasnya dengan air sabun agar racun yang menempel pada kulit hilang, jangan
menggaruk bagian kulit yang terkena racun sebelum di cuci dengan air sabun
karena bisa menyebar di daerah kulit lain, gunakan salep Hydrocortisone (1%),
salep Acyclovir (5%), salep Betametasone, antibiotik Neomycin Sulfat tiga kali
sehari (harus sesuai dengan petunjuk dokter) dan terakhir pergilah ke dokter
untuk memeriksa luka dari racun Tomcat.
sumber :
.jpg)

.jpg)
oke, makasih sarannya ..
BalasHapus