Senin, 26 Maret 2012

Perkembangan ANDROID



Android adalah sistem operasi berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.


Produk-produk Android :

1. Android versi 1.1
Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
2. Android versi 1.5 (Cupcake)
Google merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan system.
3. Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukunganflash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik. Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam
SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
6. Android versi 2.3 (Gingerbread)
Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
7.  Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.
8. Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.



Keunggulan Android :

1. Berbeda halnya dengan BB untuk Android anda tidak perlu bayar untuk download aplikasi. Didukung juga dengan akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda penggemar install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android. . Ditambah lagi Aplikasi game 3D nya sangat stabil dan mantap.
2. Ponsel Android mendukung sistem Multitasking , dimana anda bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil mendengarkan .
3. Produk Android didukung penuh Google. Jadi kita dapat menikmati semua layanan google seperti gmail, youtube, dan fasilitas google lainnya.
4. Selain itu ponsel Android menggunakan sistem Real Time notification , sehingga setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun misscall sekalipun.
5. Produk Android merupakan ponsel yang terdiri dari pilihan ponsel yang beranekaragam . Android merupakan sistem yang ditanamkan pada ponsel , berbeda dengan iOs yang hanya terbatas pada iPhone produk Apple . Sedangkana android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘brand' yang anda sukai.
6. Harga relatif murah.

Kekurangan Android :

1. Memerlukan koneksi Internet yang terus menerus , kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang terus aktif ,tentunya hal ini menyebabkan anda harus selalu dalam jangkauan GPRS dan tentunya bisa dibayangkan berapa pulsa yang anda harus keluarkan .
2. Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi. Sehingga anda harus bersiap - siap iklan tersebut muncul secara tiba - tiba.
3. Menyangkut musik dan video Android tidak memiliki media resmi syncing klien ke desktop




Makanan Khas Indonesia


Indonesia tidak saja kaya akan suku, agama, fauna dan flora. Tetapi Indonesia juga memiliki banyak makanan khas. Biasanya makanan khas tersebut berasal dari masing-masing wilayah yang tersebar di kepulauan Indonesia. Sebut saja :

Bothok Tawon


makanan ini merupakan bothok dengan bahan dasar sarang tawon atau lebah. Rasanya ada yang pedas, manis dan asam segar. Bothok tawon masih bisa ditemui di daerah pedesaan jawa timur.


Lawar Bali



Lawar adalah makanan tradisional khas Bali yang bahannya dari daging babi, darah babi yang masih segar,parutan kelapa dan bumbu-bumbunya.Proses pengolahannya pun sangat unik yaitu daging babi yang diketek(potong2 halus) kemudian di campur dengan parutan kelapa dan bumbu khas serta yang terakhir dituangi darah segar babi untuk memberi warna merah yang membangkitkan rasa lapar. Lawar pada mulanya digunakan untuk sajian pada upacara baik upacara adat maupun upacara keagamaan, saat ini telah dijual sebagai hidangan baik di warung-warung, rumah makan bahkan hotel-hotel berbintang di Bali.
Dan masih banyak lagi makanan khas Indonesia yang patut kita olah dan perkenalkan ke Negara lain. Agar makanan khas indonesia tidak kalah dengan makanan internasional.



Senin, 12 Maret 2012

Geliat Mobil ESEMKA


HEBOH…
Mobil nasional berhasil dibuat oleh anak bangsa…

Setidaknya topik ini sedang hangat-hangatnya di perbincangkan oleh anak negeri. Siswa-siswi SMK surakarta telah berhasil menciptakan mobil nasional (mobnas) yang meraka beri nama mobil ESEMKA. Esemka merupakan program dari direktorat pembinaan SMK Kementrian Pendidikan Nasional yang menunjuk lima SMK sebagai pelopor pembuatan. Lima SMK tersebut diantaranya adalah SMK 1 Singosari, SMK 6 Kota Malang, SMK 10 Kota Malang, SMK 4 Kota Malang, dan SMK Muhammadiyah II Magelang.

Di tengah buruknya berita yang tersebar saat ini seperti korupsi para pejabat, narkoba, kerusuhan dan lain sebagainya. Keberhasilan anak bangsa ini memberikan angin segar dan kebanggaan tersendiri yang harus kita apresiasikan bersama.

Esemka menjadi tren setelah Walikota Solo Joko Widodo menggunakan Mobil Esemka produksi SMKN 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta sebagai mobil dinas. Seharusnya aksi Walikota Solo ini, dijadikan contoh untuk para petinggi lainnya, yang dengan bangga menggunakan mobil esemka sebagai mobil dinas apalagi jika membelinya untuk sebagai mobil pribadi.
Semoga para siswa-siswi SMK ini, akan melahirkan prestasi-prestasi yang membanggakan lainnya dan akan mendorong semangat anak bangsa untuk menciptakan produk-produk dalam negeri yang berkualitas tinggi dan pastinya tidak kalah dengan produk-produk luar negeri.

Jumat, 09 Maret 2012

Kesalahan Dalam Penalaran


Manusia memiliki kemampuan yan baik untuk menginterpretasikan dan memanipulasi informasi. Namun bagaimanapun, kadangkala manusia membuat kesalahan. Mengapa manusia membuat keslahan ? Terdapat beberapa jenis kesalahan. Salah satu di antaranya adalah kesalahan yang disebabkan karena perubahan pola dalam lontels perilaku ahli yang dikenal sebagai sllip. Jika pola perilaku telah menjadi otomatis dan kemudian akan diubah beberapa aspek di dalamnya maka dapat mengakibatkan kesalahan.

Kesalahan lain dapat di sebabkan karena pemahaman atau permodelan situasi atau sistem yang salah. Manusia membangun sendiri teori untuk memahami perilaku sistem, yang disebut dengan model metal. Model metal umumnya bersifat parsial, seseorang tidak mengetahui atau memahami keseluruhan sistem secara penuh. Model metal ini tidak stabil dan sangat mudah berubah. Kadangkala model metal dapat bersifat tidak ilmiah dan lebih berdasarkan tahayul dibandingkan bukti nyata. Dengan mengasumsikan bahwa setiap orang membangun model metal dari sistem yang dihadapi, kesalah yang terjadi jika operasi yang sebenarnya berbeda dengan model metal yang ada. Untuk menghindari kesalahan, diperlukan model metal yang benar dan kesepakatan umum mengenai perilaku sosial.

Sumber  :   Buku Interaksi Manusia dan Komputer, Universitas Gunadarma

Metode penalaran


Terdapat dua metode dalam menalar, yaitu metode induktif dan metode deduktif.

Metode Induktif
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.
Contoh  : Jika anda pernah melihat seekor anjing hitam galak maka anda mungkin berkesimpulan bahwa semua anjing berwarna hitam adalah galak. Hal itu mungkin tidak benar, tidak semua anjing yang berwarna hitam mempunyai sifat galak

Metode Deduktif
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh : 
Jika hari ini turun hujan. maka jemuran ibu tidak kering.
Hari ini turun hujan 
- Jemuran ibu tidak kering

Sumber : 
-http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran
-Buku Interaksi Manusia dan Komputer, Universitas Gunadarma

Definisi Penalaran


Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran)

Penalaran adalah proses pengambilan kesimpulan mengenai sesuatu atau hal baru dengan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia. (Sumber : Buku Interaksi Manusia dan Komputer, Universitas Gunadarma)

HARDSKILL


Kemampuan yang dimiliki seseorang erat kaitannya dengan hardskill dan softskill. Kedua-duanya memiliki peranan yang kuat untuk membangun hubungan serta komunikasi dalam suatu lingkungan, khususnya dalam lingkungan kerja. Seseorang dituntut untuk memiliki kedua skill tersebut. 

Mengingat kembali tema sebelumnya yaitu softskill, dijelaskan bahwa softskill merupakan kecemerlangan individu dalam beberapa aspek seperti sikap dan personaliti, kemahiran berbahasa (berkomunikasi), sikap bersopan-santun, memiliki pergaulan yang luas serta bersikap optimis. Softskill  pada dasarnya merupakan ketrampilan personal, yaitu ketrampilan khusus yang bersifat non-teknis, tidak berwujud, dan kepribadian yang menentukan kekuatan seseorang sebagai pemimpin, pendengar (yang baik), negosiator, dan mediator konflik.

Berbeda dengan hardskill. Hardskill merupakan keterampilan teknis yang melekat atau keterampilan yang dibutuhkan untuk profesi / pekerjaan tertentu. Hardskill bersifat teknis dan biasanya pada proses rekrutasi karyawan, kompetensi teknis dan akademis (hardskill) lebih mudah diseleksi. Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan keterampilan yang dikuasai. Dalam kegiatan training, hardskill lebih menekankan pada keterampilan-ketrampilan teknis. Misalnya penguasaan IT dan Komputer, Budgeting, Finance, General Affair, Operation Skill, Distribusi, Electrikal, sampai keterampilan-keterampilan khusus seperti pertukangan, memasak, atau menjahit. Hard Skills relatif lebih mudah dilihat dan diukur hasilnya secara kasat mata seperti kecepatan dan jumlah produksi yang dihasilkan dibandingkan dengan soft skill yang banyak dipertanyakan dan diperdebatkan mengenai cara pengukuran hasil trainingnya.

Sumber :
http://artikelbisnispemula.blogspot.com/2009/11/training-karyawan-soft-skill-atau-hard.html


http://aldinobahtiar.wordpress.com/2010/02/26/apa-saja-soft-skills-yang-saya-butuhkan