Jumat, 30 September 2011

Magnet Bernama Jakarta

Kota Jakarta ibarat magnet. Gemerlapnya kehidupan semu di kota Jakarta merupakan daya tarik dahsyat bagi para calon pendatang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, utamanya dari kota-kota lain di pulau Jawa. (Paragraf satu)

Mereka berbondong-bondong menyerbu Jakarta, terutama setelah lebaran sebagai dampak buruk arus balik. “Kisah-kisah sukses” hidup di ibukota, penampilan yang “gaul” dari kerabat mereka setelah merantau beragam merk telepon genggam yang mereka bawa ke kampung, membuat niat orang-orang desa untuk pergi ke kota semakin menggelora. (Paragraf dua)

Atun misalnya, memang sudah beberapa tahun bekerja dan tinggal di kawasan Jakarta Timur, membantu pemilik kios, Ny. Suldalyanto, berjualan sembako di PD Pasar Endjo. (Paragraf tiga)

Selepas mudik lebaran dari kampungnya di Ponorogo, Jawa Timur, dia membawa serta keponakannya, Ika, untuk bekerja di Jakarta. (Paragraf empat)

Beruntung, sudah ada keluarga yang membutuhkan tenaga Ika untuk membantu untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga. Jakarta, menjadi daerah tujuan paling favorit bagi pendatang pascalebaran. Apalagi setelah melihat sanak familinya terlihat sukses, mudik membawa “kemewahan kota”. (Paragraf lima)

Analisa wacana :

Dalam wacana diatas terdapat lima buah paragraf.

Paragraf satu, menunjukkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan tepat, karena pada paragraf tersebut tidak terdapat kata/bahasa asing di dalammya.

Pada paragraf dua, terdapat sebuah kata/bahasa asing yaitu,“merk”, kata merk sebenarnya berasal dari kata merek yaitu tanda yang dikenakan oleh pengusaha (pabrik, produsen) pada barang yang dihasilkan sebagai tanda pengenal; cap (tanda) yang menjadi pengenal untuk menyatakan nama.

Paragraf tiga dan empat, sama dengan paragraf satu. Artinya paragraf-paragraf terebut menunjukkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan tepat, karena tidak terdapat kata/bahasa asing.

Terakhir pada paragraf lima, terdapat kata-kata/bahasa asing yaitu “favorit”, kata favorit berasal dari kata/bahasa asing yaitu favorite yang mempunyai makna kesayangan; kegemaran, “pascalebaran”, kata pasca merupakan kata serapan dari kata sesudah dan “famili”, kata famili berasal dari bahass inggris yang artinya adalah kaum keluarga; kerabat; sanak saudara.

Kesimpulan :

Jadi, wacana diatas bukan merupakan wacana yang menunjukkan sikap kesetiaan dalan berbahasa. Karena di dalam wacana tersebut terdapat beberapa kata/bahasa asing seperti merk, favorit, pascalebaran dan famili.