Sabtu, 18 Desember 2010

PENYALAHGUNAAN DATA

Data merupakan fakta berupa angka, karakter, symbol, gambar, tanda-tanda, isyarat, tulisan, suara, bunyi yang merepresentasikan keadaan sebenarnya yang selanjutnya digunakan sebagai masukan suatu sistem informasi. Perolehan data sangatlah membantu dalam kegiatan manusia khususnya dalam penyajian ilmu statistik. Namun, tidak jarang manusia kerap kali menyalahgunakan data yang ia dapat untuk tujuan tertentu (buruk). Hal ini sangatlah tidak baik, selain berdampak merugikan individu ataupun sekelompok pihak yang terkait.


Penyalahgunaan data adalah suatu kegiatan atau tindakan seseorang ataupun sekelompok orang, yang dengan sengaja mengubah atau memanipulasi data yang ada sehingga data tersebut berubah untuk tujuan tertentu. Dampak penyalahgunaan data mengakibatkan kerugian bagi pihak lain.


Contoh kasus sederhana dalam penyalahgunaan data adalah misal, merubah data kependudukan Indonesia per tahun 2009. Tanpa menyelediki atau mengamati berapa banyak penduduk Indonesia, seorang mahasiswa memposting artikel demi menyelesaikan tugas kuliahnya. Ia ingin memperoleh informasi tanpa harus mencarinya terlebih dahulu. Sehingga data yang ia posting, tidak sesuai dengan fakta atau keadaan yang ada. Ia tidak menyadari bahwa akibat dari perbuatannya, ia telah merugikan orang–orang yang kemungkinan membaca artikelnya tersebut.


Dari contoh kasus sederhana diatas, dapat kita ambil kesimpulan. Bahwa kegiatan tersebut sangatlah merugikan orang lain. Walaupun sebaliknya dengan kegiatan yang dilakukan, ia mendapatkan hasil yang ia inginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar