Pertanyaan :
1. Jelaskan Ruang lingkup ORMET !!!!
2. Mengapa uang bisa dijadikan sebagai motivasi dalam bekerja ?????
3. Apa sebeb timbulnya organisasi informal ????
4. Apa yang dimaksud dengan ‘ Jendela Johari’ ????
Jawab :
1. RUANG LINGKUP O & M
► Analisis Organisasi (Organizational Analysis).
► Komunikasi dalam organisasi (Communication in Organization).
► Tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja (Work methods, procedur & System).
► Pentingnya filing dari segi O & M.
► Pentingnya jangka waktu penyimpanan data dan dokumen record retention and schedule.
► Pentingnya formulir dari segi O & M.
► Pendayagunaan mesin kantor (Office mechine).
► Pendayagunaan perabotan dan peralatan kantor (office equipment).
► Pentingnya tata ruang kantor & penyusunan perencanaan (Office layout and space planning
► Pentingnya penulisan laporan dalam O & M.
► Pentingnya buku pedoman kerja.
► Pentingnya O & M anggaran belanja.
► Analisis kepegawaian.
► Pentingnya penyederhanaan kerja.
► Organisasi unit O & M.
► Kesimpulan akhir (Final Conclusion).
2. Uang dapat dijadikan motivasi karena dengan uang manusia dapat lebih bersemangat dalam menjalankan usaha / kegiatannya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia dituntut untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Karena itulah uang merupakan salah satu unsur motivasi dalam hidup.
3. Organisasi informal merupakan refleksi dari organisasi formal. Artinya organisasi informal merupakan "bayangan" dari organisasi formal.
Adapun alasan utama terbentukknya organisasi informal adalah karena adanya kebutuhan-kebutuhan penting yang bersifat manusiawi yang harus dipenuhi dan ternyata tidak dapat dipenuhi oleh organisasi formal. Adapun kebutuhan-kebutuhan yang mendasari terbentuknya oprganisasi informal :
• Kebutuhan sosial.
• Rasa memiliki dan pengenalan diri.
• Pengetahuan tentang perilaku yang diterima.
• Perhatian (simpati).
• Bantuan dalam pencapaian tujuan.
• Kesempatan berpengaruh dan berkreasi.
• Pelestarian nilai-nilai budaya.
• Komunikasi dan informasi.
4. Jendela Johari
Jendela Johari (Joseph Luft dan Harrington V. Ingham) ini mencerminkan tingkat keterbukaan seseorang yang dibagi dalam empat kuadran, Kuadran-kuadran tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut:
• Open
Menggambarkan keadaan atau hal yang diketahui diri sendiri dan orang lain. Hal-hal tersebut meliputi sifat-sifat, perasaan-perasaan, dan motivasi-motivasinya. Orang yang “Open” bila bertemu dengan seseorang akan selalu membuka diri dengan menjabat tangan atau secara formal memperkenalkan diri bila berjumpa dengan seseorang. Diri yang terbuka, mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri demikian juga orang lain diluar dirinya dapat mengenalinya.
• Blind
Disebut “Blind” karena orang itu tidak mengetahui tentang sifat-sifat, perasaan-perasaan dan motivasi-motivasinya sendiri padahal orang lain melihatnya. Sebagai contoh, ia bersikap seolah-olah seorang yang sok akrab, padahal orang lain melihatnya begitu berhati-hati dan sangat tertutup, tampak formal dan begitu menjaga jarak dalam pergaulan. Orang ini sering disebut sebagai seseorang yang buta karena dia tidak dapat melihat dirinya sendiri, tidak jujur dalam menampilkan dirinya namun orang lain dapat melihat ketidak tulusannya.
• Hidden
Ada hal-hal atau bagian yang saya sendiri tahu, tetapi orang lain tidak. Hal ini sering teramati, ketika seseorang menjelaskan mengenai keadaan hubungannya dengan seseorang. “Saya ingat betul bagaimana rasanya dikhianati pada waktu itu, padahal aku begitu mempercayainya”. Luka hati masa lalunya tidak diketahui orang lain, tetapi ia sendiri tak pernah melupakannya.
• Unknown
Dikatakan “Unknown”, karena baik yang bersangkutan, maupun orang lain dalam kelompoknya tidak mengetahui hal itu secara individu. Sepertinya semua serba misterius
(www.muliapardosi.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar