Sabtu, 20 November 2010

ORGANISASI INFORMAL

Manusia adalah mahluk sosial yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai suatu tujuan. Tetapi karena keterbatasan kemampuan manusia, menyebabkan manusia tidak dapat mencapai tujuan tanpa kerjasama. Hal inilah yang mendasari manusia untuk hidup dalam berbagai organisasi.

Organisasi informal dapat disebut sebagai suatu “bayangan” dari organisasi formal. Alasan utama terbentuknya organisasi informal adalah karena adanya kebutuhan – kebutuhan penting yang bersifat manusiawi (human needs) yang harus dipenuhi dan ternyata tidak dapat dipenuhi oleh organisasi formal. Kebutuhan – kebutuhan yang mendasari terbentuknya organisasi informal adalah :

a. Kebutuhan sosial

b. Rasa memiliki dan pengenalan diri

c. Pengetahuan tentang perilaku yang diterima

d. Perhatian (simpati)

e. Bantuan dalam pencapaian tujuan

f. Kesempatan berpengaruh dan berkreasi

g. Pelestarian nilai – nilai budaya

h. Komunikasi dan informasi

Meskipun organisasi informal merupakan refleksi atau bayangan dari organisasi formal, namun terdapat perbedaan ciri – ciri organisasi yang menonjol. Perbedaan ciri organisasi tersebut dikemukan oleh Argyris yang membedakan organisasi formal dan informal, yaitu :

a. Hubungan – hubungan antar pribadi

Dalam organisasi formal hubungan yang dijalin di antara orang – orang ditentukan sedangkan dalam hubungan informal sangat tergantung pada berbagai kebutuhan para anggotanya.

b. Kepemimpinan

Dalam organisasi formal, pemilihan pemimpin sudah ditetapkan sedangkan dalam organisasi informal pemilihan pemimpin dilakukan berdaasarkan kesepakatan bersama.

c. Pengendalian dan keprilakuan

Organisasi – organisasi formal mengendalikan perilaku karyawan melalui balas jasa dan hukuman. Di lain pihak kelompok – kelompok informal mengendlikan para anggota dengan pemenuhan kebutuhan.

d. Ketergantungan

Karena kemampuan pada organisasi formal berhubungan dengan balas jasa dan

hukuman, para bawahan formal lebih tergantung pada pemimpin atau atasan. Sebaliknya, para bawahan informal kurang tergantung pada pemimpin atau atasan

Organisasi informal memliki karakteristik khusus yaitu standart perilaku, tekanan untuk menyesuaikan diri, kepemimpinan informal serta sistem status. Sedangkan organisasi formal sebagian besar berkembang dari perbedaan – perbedaan posisi – posisi status para peserta. Secara umum ada empat posisi status yang dikenal dalam suatu kelompok atau organisasi, yaitu :

a. Pemimpin kelompok

b. Anggota kelompok

c. Status golongan pinggir

d. Status di luar

Dalam banyak hal, organisasi informal membantu organisasi formal, dan tanpa adanya organisasi informal, organisasi formal akan mengalami kendala atau hambatan yang lebih berat. Maka bisa disimpulkan secara faris besar manfaat dari o0rganisasi informal adalah :

a. Sebagai pendukung tujuan organisasi

b. Sebagai alat komunikasi tambahan

c. Sebagai alat pemuas kebutuhan sosial

d. Dapat membantu kegiatan manajer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar