Kamis, 03 Juni 2010
Facebook Sebabkan Mahasiswa Malas dan Bodoh
Begitu tertulis dalam laporan studi yang mengambil sampel 219 mahasiswa Ohio State University tersebut. Namun penulis laporan mengatakan, laporannya hanya memperlihatkan kemungkinan hubungan antara penggunaan Facebook dan menurunnya nilai-nilai yang kamu peroleh di sekolah.
Faktanya, jika kamu pengguna Facebook, kemungkinan besar kamu selalu ingin mengetahui status yang dikabarkan oleh teman-teman kamu. Kenikmatan semangkuk baso, asyiknya irama jazz, foto-foto pesta teman-teman dekat kamu, dan pertanyaan-pertanyaan yang berharap mendapatkan komentar karena kamu ingin memastikan seseorang di jaringan pertemanan kamu sedang membaca tulisan kamu memang sangat menggoda hati dan juga menyita waktu kamu. Akhirnya, kamu mungkin terpicu untuk menulis hal-hal tak penting, membaca hal-hal sepele, dan juga berpikir secara tak cerdas.
Untunglah bukan itu yang dilaporkan oleh peneliti Ohio State University. Namun disebutkan bahwa 65 persen mahasiswa setiap hari mengakses Facebook minimal satu kali dan menghabiskan setidaknya satu jam di laman tersebut.
Yang menarik, 79 persen dari pengguna Facebook merasa bahwa menggunakan laman tersebut tidak mempengaruhi kualitas pekerjaan mereka. Namun yang terpengaruh adalah nilai ujian.
‘’Ini ibarat perbedaan antara dapat nilai A dan B,’’ kata Aryn Karpinski, peneliti Ohio State yang menanyai 219 mahasiswa untuk penelitiannya.
sumber :
http://xpresiriau.com/
Kenali Virus HIV/AIDS
Virus HIV ini berada dalam cairan tubuh manusia terutama pada darah, makanya apabila ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dan kita sama-sama sedang terluka dan darah kita tercampur, kita akan terkena virus HIV juga lho? Tapi tenang saja virus ini tidak menular melalui air liur, cairan keringat, air mata, berjabat tangan, dan lainnya.
Adapun gejala orang yang terinfeksi HIV menjadi AIDS yang tergolong parah yang mesti kamu ketahui yaitu berat badan menurun lebih dari 10 persen dalam 1 bulan, diare kronis lebih dari sebulan, demam berkepanjangan lebih dari sebulan, penurunan kesadaran, demensia/HIV ensefalopati.
Bagaimana tahap HIV berkembang menjadi AIDS, yakni ketika terinfeksi virus HIV tahap pertama antara 2 pekan sampai 6 bulan HIV masuk ke dalam tubuh, sampai terbentuknya antibodi terhadap HIV dalam darah, tahap kedua HIV positif tanpa adanya gejala lagi, kurang lebih selama 5-10 tahun. Pada tahap ini HIV berkembang biak dalam tubuh, tahap ketiga HIV positif munculnya gejela-gejala dan sistem kekebalan tubuh semakin berkurang, umumnya berlangsung selama lebih 1 bulan, and finally sampailah kepada AIDS dengan sistem kekebalan tubuh sangat lemah karna imunitasnya telah benar-benar rusak.
Nah, sekilas kamu udah tau kan tentang HIV-AIDS. Tapi mungkin ada juga yang masih penasaran bagaimana sih cara pencegahannya? Terutama kita sebagai umat Islam seks dengan yang bukan muhrim adalah haram hukumnya apalagi seksnya sampai berisiko terkena virus HIV, kan ngeri juga tuh? Dan cara pencegahan yang lainnya dengan setia kepada satu pasangan jangan gonta-ganti pasangan karna kita nggak tau pasangan yang lainnya terkena virus itu juga kan? Sabar, karena masamu ada juga nantinya jadi utamakan pendidikanmu dulu ya? Kondom, ini adalah alat untuk pencegahan virus HIV terjangkit dan obat-obatan.
Mari simak pendapat mereka tentang HIV/AIDS. “Menurut saya sih HIV itu adalah virus yang berbahaya dan bisa berakibat pada kematian, karena saya belum mau meninggal jadi belum mau untuk mendekati virus itu deh,” ungkap Wahyu sambil tertawa geli. Ditambahkan Nia, salah seorang siswi SMA As-Shofa Pekanbaru. Ia setuju dengan dukungan pemerintah terhadap ODHA dan menangani masalah ini dengan serius.
Setelah tau tentang virus yang berbahaya ini masih mau juga mencari penyakitnya dengan seks bebas, aduh jangan deh? Masa mudamu masih panjang lagi jangan disia-siakan dengan hal yang tak bermanfaat seperti itu. Dan hindari diskriminasi juga stigma terhadap orang rawan HIV dan orang yang telah terkena HIV karena mereka juga manusia biasa yang mempunyai hak asasi manusia sebagaimana masyarakat lainnya. Bagi ODHA, lanjutkan terus perjuangan hidupmu.(Yuni-SJ)(Yunnie-SJ)
sumber :
http://xpresiriau.com/
Mari Tertawa .......
28 Maret 2010
SEORANG pasien yang akan dioperasi terbaring dengan muka pucat pasi di ranjang operasi, dokter bedah muda itu menyapanya dengan ramah:
“Engkau kelihatan takut sekali, jangan khawatir kok, segala sesuatunya akan berjalan dengan aman, baik dan lancar, jadi tabahkan hatimu…”
“Bagaimana tidak takut dokter, seumur hidupku inilah untuk pertama kalinya aku dioperasi.”
“Sama-sama, saya juga untuk pertama kalinya mengoperasi pasien, sedangkan saya sama sekali tidak merasa takut lhooo…”
**Kakek Yang Tuli
31 Januari 2010
Suatu hari ada seorang anak disuruh ibunya untuk membeli gula 1 kg.
Ibu: Nak, tolong belikan ibu gula satu kilo!
Anak: Iya bu!!
Dan anak itu pun pergi ke toko didekat rumah mereka. Kebetulan yang punya toko itu seorang kakek yang agak tuli, sehingga untuk berbicara harus agak ke-ras.
Anak: Kakek, beli gula 1 kilo!!!
Kakek tidak menjawab, anak itu pun teriak lebih keras lagi.
Anak: kakek, beli gula 1 kilo!!!!
Tetapi si kakek pun masih tidak menjawab. Anak itu lalu berteriak dengan suara ynag paling keras.
Anak: Kakek…beli gula 1 kilo!!!!!!!!
Kakek: (Dengan sikap yang agak marah, ia menjawab) Kamu ini ngapai teriak???. Kamu kira kakek tuli ???. Mau beli beli beras berapa kilo???
Anak: ??????…
**Pengemis - Lawakan si Pengemis
30 Januari 2010
SEORANG mahasiswa sedang asyik berbicara dengan seorang pengemis tua di depan kampus UI.
”Sudah lama mengemis di sini, Pak?”
”Ya … lebih kurang sudah 8 tahun, Nak.”
”Wah, sudah lama juga ya Pak? Sehari biasanya dapat berapa, Pak?”
”Paling sedikit Rp30.000.”
”Banyak juga ya, Pak.”
”Yaa untuk makan keluarga di rumah, Nak.”
”Ehhhh … keluarga ada di mana ?”
“Anak saya semuanya ada 3 orang, yang pertama ada di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogyakarta, yang kedua di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan yang ketiga di ITB, Bandung.”
“Waaahhh, hebat-hebat keluarga Bapak, ya. Anak-anak Bapak itu semuanya masih kuliah?”
“Yaa tidaklah, Nak. Semuanya mengemis seperti saya.”
sumber :
http://xpresiriau.com
Penyebab Rasa Gelisah dalam Kehidupan Masyarakat Moderen
1. Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )
2. Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)
3. Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )
4. Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )
Banyak anggota masyarakat moderen yang mengalami perasaan gelisah dalam kehidupan sehari-hari.
Perasaan gelisah yang dialami secara terus menerus akan mengakibatkan gangguan perilaku atau neurose.
Konon saat ini di kota-kota besar, jumlah penderita neurose semakin meningkat.
Gelisah penyakit manusia moderen
Organ yang terkena ialah hati
Tirulah hidup cara pesantren
Mohon keridhoan tiada henti
Empat penyebab manusia gelisah
Dua masalah lalu, dua yang akan datang
Diingat dipikir, hati resah
Laksanakan zikir stress kan hilang
Pertama gelisah mengingat dosa
Lakukan tobat sebenar tobat
Takkan mengulangi besok dan lusa
Ingatkan diri selalu taat
Milik orang bila diganggu
Maaf diminta pada yang terusik
Jangan ditunggu sampai seminggu
Supaya dosa segera ditarik
Menilai kerja selalu tak puas
Penyebab kedua hidup gelisah
Merasa sempurna setiap bertugas
Padahal hasil ditentukan ilah
Harta jabatan titipan sang Khalik
Setiap saat bisa diambil
Tak usah takut kehilangan milik
Supaya jiwa tetap stabil
Takut menghadapi masa depan
Sebab keempat jiwa gelisah
Kejadian esok ditakdirkan Tuhan
Terima saja dengan tabah
Karena diciptakan alam yang fana
Setiap saat dunia berubah
Supaya waspada terhadap bencana
Lakukan persiapan, agar tak susah
Mujur sepanjang hari, malang seketika
Ini petuah ibu dan bapak
Ambil hikmah pada yang berduka
Sehingga diri tidak congkak
Agar badan tidak lelah
Niatkan diri "melaksanakan tugas"
Hanya sedikit ilmu dibukakan Allah
Kemampuan tubuh juga terbatas
sumber :
http://www.nanampek.nagari.or.id
7 Jenis Jus Buah Yang Kaya Khasiat
1. Jus Delima
Manfaat : membantu jantung, dimana jus delima ini kaya antioksidan yang membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol. Jus delima ini juga dihubungkan dengan pencegahan terjadinya kanker prostat.
Jus ini dilengkapi dengan vitamin A, C dan E serta asam folat yang penting pada tahap awal kehamilan.
2. Jus Jeruk
Manfaat : untuk sistem kekebalan, proteksi terhadap anemia. Sumber yang paling baik dari vitamin C dan juga sumber asam folat, sehingga wanita hamil sebaiknya meminumnya dalam jumlah yang cukup banyak.
Minum jus jeruk dengan makanan meningkatkan ambilan besi untuk proteksi terhadap anemia. Penelitian baru menyarankan minum segelas jus jeruk/hari, ternyata juga membantu mencegah terjadinya radang sendi (arthritis).
3. Jus Grapefruit
Manfaat : untuk sistem kekebalan. Kaya akan vitamin C, buah grapefruit merupakan sejenis jeruk dan oleh karena itu kaya akan beta-karoten. Ini membantu melindungi kulit dari kerusakan oleh radikal bebas.
Tetapi penggunaannya dihindari pada saat kita sedang dalam medikasi. Jus grapefruit mengandung suatu substansi yang dapat memperlambat pemecahan beberapa obat.
Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah obat dalam aliran darah, sehingga meningkatkan efeknya.
4. Jus Apel
Manfaat : untuk energi; proteksi jantung. Kaya akan flavonoid yang membantu melindungi jantung. Memiliki 1/3 kadar vitamin C jus jeruk. Mengandung banyak gula fruktosa.
Tetapi penggunaannya dihindari pada anak-anak, karena dapat menyebabkan keluhan gangguan lambung. Tapi dalam batas-batas tertentu masih dapat ditolerir, yang penting tidak berlebihan.
5. Jus Nanas
Manfaat : untuk pencernaan. Buah ini mengandung enzim bromelain, yang membantu mencerna protein dan buah ini juga mengandung gula alamiah untuk meningkatkan energi. Mengandung 11 mg vitamin C/100 ml.
6. Jus Tomat
Manfaat : Untuk menguruskan badan; kesehatan pria. Jus untuk menguruskan ini hanya mengandung 50 kalori/250 ml. Jus tersebut juga mengandung bioflavonoid yang membantu memperkuat pembuluh darah kapiler, jadi tidak menimbulkan kebocoran pada pembuluh darah dan pembentukan kantong yang mengandung air pada kulit yang menyebabkan selulit. Dan kandungan likopen dalam tomat telah dikaitkan dengan penurunan resiko terjadinya kanker prostat.
Tetapi penggunaannya sebaiknya dihindari pada individu dengan tekanan darah tinggi, karena jus tomat mengandung kadar garam yang tinggi.
7. Jus Cranberry
Manfaat : Mencegah terjadinya sistitis (radang buli-buli). Proanthocyanidin dalam jus cranberry menghentikan perlekatan bakteri yang berbahaya pada dinding buli-buli, dengan demikian menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih.
Jus ini mengandung vitamin C dalam kadar yang sangat tinggi, dan jus ini dijual dengan penambahan gula, karena rasanya pahit tanpa penambahan gula tersebut.
Penggunaannya dihindari pada pasien-pasien yang menggunakan obat anti pembekuan darah yaitu warfarin. Hal ini dikemukakan oleh The Committee on Safety of Medicines, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
Semoga bermanfaat !!!
http://elindasari.wordpress.com/2007/12/10/7-jenis-jus-buah-yang-kaya-khasiat/
http://www.gayahiduporganic.com/
motivasi dan harapan
embrio pun punya harapan Untuk dilahirkan menjadi manusia, setelah lahir
bayi sekalipun punya harapan untuk hidup bahagia. Kita semua mempunyai
cita-cita, dan diiringi cita-cita atau impian menjadi sukses kita akan akan
berfikir mengenai harapan untuk menjadi sukses. Kita harus hidup dengan
harapan, Adalah baik untuk berharap yang terbaik. Harapan atau dalam bahasa
Arab ar raja’, jangan pernah kita remehkan. Meski ia tidak nampak tapi
sebetulnya ia adalah kekuatan yang amat besar. Dengan harapan, kita bisa
melakukan apa yang kita mau. Kita juga mau menunggu sepanjang apapun itu
jika masih ada harapan di hati.
Sikap apatis, hopeless, putus asa, putus harapan, adalah bagian yang wajar
dari kita sebagai manusia, tidak ada yang salah, normal saja. Tetapi terus
menerus memelihara sikap tersebut adalah salah besar. Seharusnya kita tetap
optimis, tetap penuh harapan, suatu saat akan ada perubahan ke arah yang
lebih baik. Memang betul, kenyataan belum tentu sesuai harapan. Teapi yang
pasti kalau kita terus menerus putus asa, apatis, keadaan tidak akan
berubah menjadi lebih baik.Harapan ada bermacam-macam bentuk… ada harapan
yang dapat diterima oleh akal sehat, sampai harapan yang muncul dari hayalan
dan fantasi yang tercipta dari pikirannya sendiri. Ada juga harapan yang
kesannya tidak mungkin terjadi tetapi dapat terjadi dan terwujud. Banyak
pekerjaan besar bisa diselesaikan oleh sedikit orang karena adanya harapan.
Harapan mengembangkan ketekunan dan sikap pantang menyerah, Harapan selalu
dapat menopang kehidupan orang percaya yang telah patah semangat dan tak
berdaya.
Harapan itu akan datang kalau kita memang punya kesempatan. Begitulah
biasanya orang-orang berbicara tentang harapan. Menurut kebanyakan orang,
harapan itu akan ada kalau kita memang punya kesempatan. Misal, remaja yang
di kelasnya cerdas, punya fasilitas belajar yang lengkap, akan mudah jadi
juara kelas dibandingkan teman-temannya yang lain. Sama seperti dalam
peperangan, biasanya pasukan yang persenjataannya komplit, jumlah
personilnya lebih banyak, selalu punya kesempatan untuk menang lebih besar.
Tapi ada faktor yang dapat membuat kita berhasil yaitu harapan ,faktor yang
bisa membuat kita sedemikian kuat adalah karena punya harapan yang tinggi.
Harapan memang bukan segalanya, tapi dia adalah awal dari segalanya. Maka
oleh sebab itu, kita tak boleh berhenti untuk berharap. Kita tak boleh
kehilangan keyakinan bahwa hasil yang kita dapatkan sesungguhnya berbanding
lurus dengan usaha yang kita lakukan. Dan salah satu usaha itu adalah
memantapkan fondasi bangunan harapan kita. Kenyataannya, kita sering
kehilangan pegangan ketika kita kehilangan harapan. Begitu harapan itu
sirna, tiba-tiba saja kita kehilangan energi yang menghidupi semua aktivitas
kita. memiliki harapan adalah pengalaman emosi yang sangat manusiawi. Lahir
dari proses tak sadar disaat menvisualisasikan tujuan, lalu dalam
sepersekian detik terbentuklah satu keinginan harapan dapat melahirkan
motivasi.
Harapan ialah keinginan yang ingin dicapai oleh hati kita dan harapan adalah
sesuatu yang membuat kita biasanya bertahan didalam rintangan harapan
adalah sesuatu yang menakjubkan. harapan akan membuat kita tetap tegak dan
menatap jauh ke depan saat begitu banyak tantangan yang kita hadapi. harapan
akan menunjukan arah kepada kaki-kaki kita walaupun kita tidak dapat melihat
jejak-jejak. harapan ialah keinginan yang ingin dicapai oleh hati kita dan
harapan adalah sesuatu yang membuat kita biasanya bertahan didalam
rintangan, harapan selalu memperlihatkan pada orang percaya bahwa di ujung
jalan yang gelap ada terang, Kita belajar memupuk harapan dengan cara yang
sama kita belajar berjalan, langkah demi langkah.
Tapi hati-hati bila memiliki harapan yang terlampau besar kareana harapan
akan berubah menjadi rasa cemas, dan membuat lemas, bila yang dijadikan
tujuan bernilai besar sementara potensi untuk mencapainya kecil. Rencana
besar, namun dari awal sudah bisa dipastikan tak akan terpenuhi. Maka lambat
laun siapapun akan menarik diri, melepaskan semua yang semula sangat
diharapkannya. Maka, rawatlah harapan yang ada, sebab harapan memberi energi
positif dan hasrat untuk terus “hidup”. Hidup terasa memiliki target, lalu
setiap penggalan pengalaman adalah tahapan menuju kepada tujuan akhir itu.
Aturlah cara berharap, karena harapan yang berlebihan hanya akan
meninggalkan jejak frustasi, membangun sensitivitas yang tidak rasional,
lalu melemahkan motivasi.
Harapan adalah suatu yang sangat penting yang membuat kita terus maju ketika
segala sesuatu terasa sulit. Ketika tidak ada harapan, manusia akan
binasa.harapan bahwa dalam setiap masalah pasti ada pelajaran yang bisa kita
petik sehingga kita bisa menjadi orang yang lebih baik bijak. Harapan bahwa
dalam diri setiap dari kita ada potensi-potensi yang akan mengantar kita
menuju impian kita. Harapan bahwa apapun yang kita impikan pasti bisa kita
raih. Perubahan-perubahan yang telah dicapai dan dinikmati selama ini tak
terlepas dari harapan-harapan yang dimiliki sebahagian manusia sebelumnya.
Seperti halnya listrik yang merupakan harapan dan upaya segelintir orang di
masa lampau. Dengan demikian, yang memiliki harapan adalah manusia optimis.
Bila harapan itu tidak dapat terwujud tidak perlu patah semangat, dan dapat
menerima realitas hidup dengan tetap berjalan pada keindahan, ketenangan,
kedamaian dan tetap semangat memunculkan harapan-harapan yang baru,Jangan
pernah berhenti berharap! Selalu ada jalan keluar yang lebih baik. Karena
harapan adalah anugerah dari Sang Pencipta yang disisipkan dalam hati setiap
umat manusia. Sekali kita kehilangan harapan, kita akan kehilangan seluruh
kekuatanmu untuk menghadapi dunia, Jadi terus memiliki harapan adalah sebuah
langkah awal anda untuk menggapai Sukses.
sumber :
http://chokyahmadrizky.blogdetik.com
Selasa, 01 Juni 2010
Kecantikan Seorang Wanita
Setiap orang umumnya menyukai aroma yang harum. Itulah sebabnya, sebelum pergi ke kantor atau ke pesta, menggunakan parfum mungkin menjadi hal yang wajib bagi Anda. Dengan tubuh yang harum, akan meningkatkan rasa nyaman dan percaya diri dari si pemakai. Terlebih lagi bila akan menemui orang yang penting, tentu Anda tidak mau meninggalkan kesan yang buruk dengan bau badan yang tidak enak. Tetapi, harga parfum yang tidak murah membuat kita harus dapat memaksimalkan penggunaan parfum agar kebutuhan akan parfum ini tidak menguras kantong. Maka, apa yang perlu diperhatikan ketika menggunakannya?
Gunakan Sisir yang Tepat untuk Rambut Anda
Sisir merupakan benda yang tidak asing dan begitu akrab dengan keseharian Anda. Setiap hari Anda pasti menggunakannya dan mungkin menjadi benda yang wajib dibawa untuk selalu menemani Anda. Sisir berfungsi untuk merapikan rambut sehingga penampilan Anda lebih rapi dan menarik. Jika Anda perhatikan, jenis sisir yang kita temui beraneka macam bentuk. Berbedanya bentuk sisir ini bukan tanpa maksud atau hanya sebagai pemanis, tetapi rupanya, beda bentuk sisir, beda pula fungsi dan hasil yang akan didapatkan setelah menggunakannya. Bahkan, Anda bisa mengalami kerontokan rambut jika salah menggunakan sisir. Maka, sisir mana yang cocok untuk Anda gunakan?
Bersihkan Wajah dengan Benar
Membersihkan wajah salah satu kegiatan yang harus kita lakukan tiap hari agar memiliki kulit wajah yang bersih dan sehat. Kotoran yang melekat di wajah dapat menyumbat pori-pori. Wajah yang kotor dapat menyebabkan wajah ditumbuhi jerawat atau komedo yang dapat merusak penampilan. Agar wajah Anda bersih, Anda perlu mengetahui bagaimana cara membersihkan wajah yang efektif.
Teknik Rias Mata Indah
Rias mata memegang peranan penting dalam tata rias wajah secara keseluruhan. Bagian mata perlu mendapat perhatian lebih agar wajah terlihat cantik. Berbagai bentuk wajah manusia membuat bentuk mata setiap orang berbeda-beda. Belum lagi ketidaksempurnaan lainnya pada mata. Itu sebabnya diperlukan teknik rias mata yang berbeda juga.
Lindungi Kulit Anda dari Matahari
Kulit manusia merupakan bagian yang paling luar dari tubuh. Dengan luas permukaan kulit antara sekitar 1,6 meter persegi untuk seorang wanita hingga 1,8 meter persegi untuk seorang pria, membuat kulit menjadi organ tubuh paling besar dan luas dalam tubuh manusia. Namun, kulit dapat rusak khususnya karena sinar matahari. Sinar matahari pada kulit dapat menyebabkan kanker kulit. Sejauh mana sinar matahari berbahaya untuk kulit? Bagaimana melindungi kulit Anda dari bahaya sinar matahari?
sumber :
http://kumpulan.info/
Manusia dan Harapan
Barangkali itu pula salah satu hikmahnya mengapa Al-Qur’an menyebut manusia (salah satunya) dengan nama ‘an-nafs’. Dengan menonjolkan sifat hawa nafsunya, kata ini mencakup segala keinginan dan harapan manusia, baik yang mulia maupun yang buruk. Dari selera makan hingga nafsu syahwat, dari cita-cita hingga rasa penasaran yang membuat hati gelisah ; semuanya terkait dengan nafsu.
Bagaimana pun hawa nafsu itu mesti berada di bawah kendali kita. Nabi Yusuf as. pernah menegaskan bahwa hawa nafsu itu selalu mengarah pada keburukan, kecuali jika ia dirahmati oleh Allah SWT (Q.S. Yusuf [12] : 53). Sebelumnya, Al-Qur’an juga telah menjelaskan bahwa Nabi Yusuf as. pun memiliki keinginan sebagaimana layaknya lelaki biasa ketika istri majikannya datang menggodanya (Q.S. Yusuf [12] : 24). Namun, pada ayat yang sama, dijelaskan pula bahwa Nabi Yusuf as. diberikan kemampuan untuk mengendalikan dirinya dengan sedemikian baiknya sehingga terhindar dari perbuatan buruk.
Memiliki harapan adalah sebuah kewajaran bagi manusia, bahkan sebuah keniscayaan. Manusia yang tidak memiliki harapan dalam hatinya sama saja dengan menunggu mati. Ia sudah tidak lagi berfungsi sebagai makhluk Allah yang diberi tugas sebagai khalifah di muka bumi, karena inisiatifnya sudah terkunci mati. Harapanlah yang menggerakkan manusia untuk melakukan apa yang dianggapnya perlu. Tanpa harapan, manusia tidak akan berbuat apa-apa.
Di sisi lain, harapan juga bisa membuat hidup semakin rumit, jika ia ditempatkan pada posisi yang salah. Harapan yang menggebu-gebu akan membuat hati semakin hancur ketika apa yang diharapkannya itu gagal terwujud. Semakin ia dibiarkan membubung tinggi, semakin keras pula ketika ia jatuh.
Ketika Presiden SBY dilantik, banyak orang berharap padanya. Kharisma SBY menarik hati banyak orang, sehingga meskipun Partai Demokrat perolehan suaranya masih kalah jauh dibanding partai-partai besar, namun ia bisa menaklukkan jago-jago dari Partai Golkar, PDIP, PPP, dan PKB. Golkar bahkan kemudian ‘bermanuver’ agar bisa menempel ketat dengan SBY.
Apa dinyana, segera setelah mulai bertugas, musibah demi musibah ‘mampir’ di negeri ini. Dimulai dari tsunami yang menewaskan lebih dari dua ratus ribu manusia, sampai pada lumpur Lapindo yang hingga detik ini belum berhenti bergolak. Gempa terjadi dimana-mana dengan kekuatan rata-rata di atas tiga skala Richter. Setelah musim kemarau yang berat, musim penghujan pun tidak memberi dispensasi. Ibukota kembali terendam, dan rakyat dipaksa untuk mengungsi kemana-mana. Belum lagi masalah beras impor, RUU APP, kecelakaan transportasi, sampai pada pertarungan elit politik yang menyebabkan terhambatnya kinerja pemerintah.
Saya ingat pernah mendengar pembicaraan dua orang perempuan di angkutan umum, yaitu ketika salah satunya berkata, “Sejak SBY memerintah kok banyak musibah ya. Barangkali ini adalah tanda bahwa Allah nggak ridha pada SBY!” Sebuah pola pikir pragmatis diam-diam sudah menyelinap jauh ke dalam benak negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam ini. Betapa ironis.
Logika yang sama pernah digunakan oleh para pendukung Soeharto ketika menanggapi Reformasi dengan sinis. Selama 32 tahun Soeharto memerintah, keadaan negara relatif lebih stabil. Artinya, Soeharto masih lebih baik daripada orang-orang yang mengkudetanya. Benarkah demikian?
Besarnya harapan pada reformasi membuat orang berpikir terlalu sederhana, sehingga mereka menyangka bahwa kemakmuran akan tercapai dalam waktu semalam. Begitu pula para kader partai di seluruh penjuru negeri dengan begitu polosnya menyangka bahwa jika partai mereka menang (meskipun dengan perolehan suara yang tidak sampai lima puluh persen) maka negeri akan tentram. Padahal, mereka tidak hidup sendiri di negeri ini.
Jika Menteri Perhubungan diganti, apakah jumlah musibah transportasi akan segera berkurang drastis? Padahal dalam hal tersebut terlibat banyak orang, dan tentu saja seorang menteri tidak mungkin menghabiskan waktunya untuk melakukan sidak dan memeriksa semua alat transportasi di negeri ini. Apa gunanya walikota yang bersih jika semua camat dan lurahnya korup? Apa yang bisa dilakukan oleh seorang Ketua MPR yang jujur jika mayoritas anggotanya masih bermental aji mumpung? Keadaan sebenarnya tidaklah sesederhana itu.
Masalah muncul ketika kita menaruh harapan terlalu besar kepada orang lain. Seorang akhwat kenalan saya mendapatkan masalah besar karena ada seseorang yang terlalu berharap banyak darinya. Sebagai manusia, kemampuannya memang terbatas. Ada hal-hal yang tidak bisa dijangkaunya, dan sesekali ada kalanya kinerjanya menurun. Ada kalanya pikiran bisa terfokus pada tugas, ada kalanya pula hati menjadi demikian sensitif dan melankolis. Anda tidak bisa mengharapkan seorang manusia untuk senantiasa bersikap seperti operator hotline yang siap menerima keluhan selama 24 jam. Bahkan operator hotline pun mengenal waktu shift kerja.
Ada yang bilang, menjadi wakil rakyat itu serba salah. Kalau mobilnya berganti dengan yang lebih baik, ada saja yang mencibirnya. “Wah, mentang-mentang sudah jadi anggota DPR…” Padahal mobil itu dibelinya dengan uang halal hasil kerja kerasnya sendiri (dan ia tak pernah membolos kecuali sakit, tidak pernah pula ketiduran di saat sidang). Kalau anaknya disekolahkan di tempat yang baik pasti ada yang mencibir, dan kalau istrinya membeli pakaian yang lebih baik ada-ada saja omongan orang.
Kita tidak bisa berharap Presiden atau Ketua MPR kita mampu bersikap seperti Khalifah Umar bin Khattab ra., karena memang kualitasnya masih jauh dari itu. Kita tidak bisa mengharapkan loyalitas para aktifis dakwah akan sehebat Bilal bin Rabah ra. yang semangatnya tidak pudar meskipun dipanggang di atas panasnya pasir Mekkah di siang bolong. Mengertilah. Perbandingannya memang tidak sesuai.
Kita memang tidak bisa menaruh harapan terlalu banyak pada manusia. Mereka yang memahami syahadatain seharusnya mengerti bahwa harapan sejati hanya boleh kita sandingkan di sisi Allah, bukan manusia. Manusia mana pun di muka bumi ini pasti akan mengecewakan Anda sesekali. Dan itu adalah bagian dari fitrah mereka sebagai manusia. Mengerti, maklumi dan maafkanlah.
sumber :
http://akmal.multiply.com/
Manusia dan Kegelisahan
"Sigmon Freud"seorang ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia, yaitu: kecemasan kenyataan, kcemasan neoritik dan kecemasan moril
A) kecemasan tentang kenyataan ( objektif )
kecemasan tentang kenyataan adalah suatu kenyataan yang pernah dialami oleh seseorang di masa lalu yang membuat orang tersebut menjadi shocked karenanya. sebagai contohnya, ketika seorang wanita mengalami kejadian penjambretan ketika ia sedang berjalan di suatu wilayah tertentu. ketika wanita tersebut diajak kembali ke tempat tersebut ia akan menjadi gelisah karena takut hal tersebut akan terulang lagi padanya.
B) Kecemasan Neoritis
kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan, takut akan hal yang dibayangaknnya atau takut akan idnya sendiri sehingga menekan ego. kegelisahan ini akan membuat seseorang menjadi gelisah akan suatu hal yang buruk yang sedang di bayangkannya akan menjadi sebuah kenyataan. sebagai contohnya ayah dinar akan dipindahkan ke kota lain dan mereka sekeluarga harus pindah ke kota tersebut. kecemasan neoritis dinarpun memuncak ketika ayahnya membicarakan hal tersebut kepadanya. dinar membayangkan bahwa hidupnya di daerah tersebut akan tidak sebahagia di tempat yang ia tinggali sekarang karena kota baru tempat dimana ayahnya akan dipindahkan tersebut terletak di suatu daerah yang terpencil yang jauh dari tempat hiburan, dimana dinar sudah terbiasa untuk tinggal di kota besar yang banyak tempat hiburannya. hal tersebut merupakan sebuah contoh dari kecemasan Noritis.
C) kecemasan moril
kecemasan moril sendiri disebabkan oleh pribadi seseorang dimana tiap pribadi memiliki berbagai macam emosi seperti: iri, benci, dendam,dengki,marah,gelisah.rasa kurang,cinta.
rasa iri, benci,dendam merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat, oleh karena itu alasan untuk iri,benci,dengki kurang dapat dipahami oleh orang lain.
sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji bahkan mengakibatkan manusia merasa khawatir, takut,cemas,gelisah dan putus asa.
PENYEBAB KEGELISAHAN
Apabila di kaji, sebab sebab orang gelisah adalah karena mereka takut kehilangan berbagai macam haknya seperti hak untuk hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan dan lain-lain.
contohnya:
beberapa waktu belakangan ini kita sering mendengar isu bahwa jakarta akan diguncang gempa dengan daya rusak yang setara dengan bom hiroshima pada waktu tertentu. ketika mereka mendengar berita tersebut, mereka langsung panik dan melakukan persiapan untuk mengamankan barang-barang miliknya atau membuat tenda di depan rumah dan menjudge bahwa berita tersebut benar adanya. padahal kalau kita telaah secara mendalam, tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui kapan dan dimana gempa itu akan terjadi. hal tersebut dapat terjadi karena mereka takut kehilangan beberapa haknya seperti hak untuk hidup, ak untuk mendapat perlindungan, dan lain lain
CARA MENGATASI KEGELISAHAN
mengatasi kegelisahan ini peratam-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang. dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi. sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada tuhan.
KETERASINGAN
keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu dalah dari kata dasar terasing. kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. penyebab orang berada dalam posisi terasingkan adalah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat atau kekurangan yang ada pada diri seseorang , sehingga ia dapat atau sulit menyesuaikan diridalam masyarakat.
sumber :
http://id.shvoong.com/
Manusia dan Tanggung Jawab
Pertanggungjawaban manusia dalam Islam
Manusia dapat memilih dua jalan (baik atau buruk), tetapi ia sendiri yang harus mempertanggung-jawabkan pilihannya. Manusia tidak membebani orang lain untuk memikul dosanya, tidak juga dosa orang lain dipikulkan ke atas pundaknya. Tetapi dalam Al-Quran surat Al-An'am ayat 164 dinyatakan bahwa tanggung jawab tersebut baru dituntut apabila memenuhi syaratsyarat tertentu, seperti pengetahuan, kemampuan, serta kesadaran.
Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul... (QS Al-Isra' [17]: 15).
Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya... (QS Al-Baqarah [2]: 286)
Dari gabungan kedua ayat ini, kita dapat memetik dua kaidah yang berkaitan dengan tanggung jawab, yaitu:
1. Manusia tidak diminta untuk mempertanggungjawabkan apa yang tidak diketahui atau tidak mampu dilakukannya.
2. Manusia tidak dituntut mempertanggungiawabkan apa yang tidak dilakukannya, sekalipun hal tersebut diketahuinya.
Di sisi lain, ditemukan ayat-ayat yang menegaskan bahwa pertanggungjawaban tersebut berkaitan dengan perbuatan yang disengaja, bukan gerak refleks yang tidak melibatkan kehendak. Al-Quran secara tegas menyatakan:
Allah tidak akan meminta pertanggungjawabanmu atas sumpah-sumpah yang tidak kamu sengaja, tetapi Dia akan meminta pertanggungjawabanmu terhadap apa yang disengaja oleh hatimu... (QS Al-Baqarah [2]: 225).
...tetapi jika seseorang terpaksa, sedangkan ia tidak menginginkannya, dan tidak pula melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya... (QS Al-Baqarah [2]: 173).
Dapat juga disimpulkan, bahwa karena manusia diberi kemampuan untuk memilih, maka pertanggungjawaban berkaitan dengan niat dan kehendaknya.
Atas dasar ini pula, maka
"niat dan kehendak seseorang mempunyai peran yang sangat besar dalam nilai amal sekaligus dalam pertanggungjawabannya".
Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah ia beriman, dia mendapatkan kemurkaan Allah, kecuali orang-orang yang dipaksa kafir sedang hatinya tetap tenang dalam keimanan... (QS An-Nahl [16]: 106).
Al-Quran surat Al-Isra ayat 23-24 memerintahkan kepada seorang anak agar menghormati kedua orang-tuanya, khususnya kalau usia mereka sudah tua (karena ketika telah uzur boleh jadi mereka melakukan hal-hal yang menjengkelkan). Anak dilarang berkata uh, dan harus memilih kata-kata yang baik, sambil merendahkan diri kepada keduanya. Ayat ini disusul dengan firman-Nya:
Tuhanmu lebih mengetahui yang ada dalam hatimu. Jika seandainya kamu orang baik-baik (Allah akan memaaafkan sikap dan kelakuan yang telah kamu lakukan dengan terpaksa, tidak sadar, atau yang berada di luar kontrol kemampuanmu), karena Allah Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertobat (QS Al-Isra' [17]: 25).
Sumber :
http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&dft&dfa&dfi&dfq=1&u2&ui=1&nba=14#2
http://id.shvoong.com/books/
Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
Secara konsepsional, keragaman budaya itu merupakan aset bangsa, oleh karena itu perbedaan tidak harus dipersoalkan, sepanjang perbedaan itu dalam kerangka persatuan. Pancasila sering disebut sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Artinya nilai-nilai dari sila-sila Pancasila memang digali dari khazanah kebudayaan bangsa. Dari itu maka setiap pandangan hidup warga bangsa dijamin eksistensinya. Setiap warga negara dijamin oleh Undang-Undang untuk menjalankan agamanya sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya. Dalam perjalanan bangsa, pandangan Komunismepun pernah diakomodir dalam poros Nasakom. Hanya karena kesalahan PKI yang menggunakan kekerasan dalam peristiwa G.30.S lah yang menyebabkan faham komunis terlarang secara konstitusional di Indonesia.
Data sejarah bangsa menunjukkan bahwa aspirasi Islam sebagai way of life tak pernah berhenti terlibat dalam pergumulan ideologis, termasuk dalam proses perumusan UUD 45, dan kesemuanya berjalan sangat wajar karena mayoritas penduduk Indonesia menganut agama Islam. Oleh karena itu tak bisa dipungkiri bahwa di dalam Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya terkandung butir-butir pandangan hidup Islam.
Berbicara mengenai Islam sebagai pandangan hidup dapat terungkap jika kita dapat memahami masalah HIDUP yang pada garis besarnya meliputi tiga permasalahan, yaitu (a) pandangan hidup, (b) Pola Hidup, dan (c) Etika hidup.
Pandangan Hidup umat manusia sepanjang sejarahnya mencatat banyak ragam pandangan hidup, baik yang dikenal sebagai filsafat maupun yang dikenal sebagai ajaran leluhur, maupun yang dikenal sebagai agama/ajaran Tuhan. Dalam Islam, pandangan hidup itu disebut aqidah (suatu keyakinan yang mengikat batin manusia). Karena mengikat batin maka aqidah menjadi pegangan hidup. Aqidah Islam memperkenalkan kepada manusia tentang Tuhan, tentang alam raya dan tentang makhluk manusia, di mana setiap individu termasuk di dalamnya.
Semua manusia secara naluriah mengenal dirinya dan alam sekitarnya sampai kepada alam raya. Secara naluriah manusia juga mengenal Tuhan (sekalipun dalam berbagai macam persepsi) dan pengenalannya itu saat menjadi keyakinan, memberikan pandangan hidup tertentu yang dijadikannya pegangan hidup bagi dirinya. Pandangan hidup yang diajarkan Islam menjelaskan kepada manusia bahwa ke-HIDUP-an itu adalah sesuatu yang amat mulia dan amat berharga. Hidup yang dianugerahkan Allah kepada manusia merupakan modal dasar untuk memenuhi fungsinya dan menentukan harkat dan martabatnya sendiri.
Oleh karena itu pesan-pesan al Qur'an dan hadis Rasulullah sendiri memberikan banyak peringatan kepada manusia supaya menggunakan modal dasar tersebut secermat mungkin dan jangan sekali-kali menyia-nyiakannya, karena ia sangat terbatas, baik waktunya maupun ruangnya. Lebih jauh lagi dijelaskan tentang adanya dua jenis ke-HIDUP-an, yaitu kehidupan manusia di bumi yang sangat terbatas ruang dan waktunya, dan karena keterbatasannya itu ia tidak bersifat kekal abadi, namun sifatnya nyata sehingga setiap orang mudah mengenalnya dan merasakannya.
Pada dasarnya kehidupan ini menyenangkan bagi manusia, karena bumi dan alam sekitarnya sudah dipersiapkan sedemikian rupa oleh Allah untuk mendukung kehidupan manusia. Ciri kesenangan inilah kemudian mendominasi pandangan hidup kebanyakan orang sehingga menjadikan "kesenangan" itu sebagai identifikasi dari kehidupan itu sendiri. Pandangan yang demikian itu direkam dalam surah al Hadid; di mana digambarkan bahwa yang dianggap kehidupan yang sesungguhnya ialah; permainan, senda gurau, kemegahan, perlombaan memperkaya diri, dan memperbanyak keturunan/pendukung (Q/57:20). Hal ini lebih diperjelas dalam surat Ali `Imran dimana digambarkan bahwa manusia menjadi tertarik mencintai segala yang menggiurkan, di antaranya; wanita-wanita, putera-puteri, emas dan perak yang bertumpuk-tumpuk, kendaraan pilihan, ternak dan sawah ladang. Semua itu adalah kenyataan-kenyataan yang sudah sangat dikenal oleh semua manusia, dan sebagian mereka sempat merasakan nikmatnya.
Pada dasarnya hal itu semua tidak pada tempatnya untuk dibenci atau diremehkan, karena kesemuanya itu adalah sebahagiaan dari nikmat Allah yang dipersiapkan untuk mendukung kehidupan manusia. Namun pemanfaatannya harus sesuai dengan petunjuk penggunaannya, dan ini terkait dengan pola hidup.
Selanjutnya jenis kehidupan lain yang diperkenalkan Islam adalah kehidupan di alam akhirat yang mutunya lebih tinggi, karena tidak terbatas dan bersifat kekal abadi. Segala kenikmatan yang ada di dalam kehidupan akhirat adalah lebih sempurna. Kedua jenis kehidupan tersebut itu bukan berdiri sendiri-sendiri, tetapi yang kedua merupakan kelanjutan dan penyempurnaan dari yang pertama. Alam akhirat merupakan tempat dan saat perhitungan akhir, dan penentuan nilai tetap bagi setiap manusia yang pernah menjalani kehidupan di alam dunia. Alam akhirat bukan lagi tempat dan waktu bekerja dan berbuat, tetapi hanyalah tempat dan saat menerima hasil akhir kerja dan perbuatan yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu selama kita hidup di bumi ini. Dengan demikian, nyatalah bahwa kehidupan sebelumnya itu (yakni di dunia) sangat penting artinya. Kesempatan bekerja dan berbuat hanyalah didapatkan dalam kehidupan di alam dunia ini saja. Jadi benar-benarlah bahwa kehidupan di alam dunia ini merupakan modal dasar bagi manusia.
sumber, http://mubarok-insti
MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan berasal dari kata adil. Adil yaitu sikap tidak berat sebelah dalam menjalankan hak dan kewajiban. Jadi, keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang dalam menuntut hak dan kewajiban.
B.Keadilan Sosial
Dalam sila ke lima pancasila yaitu “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” . Keadilan sosial berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala bidang kehidupan, baik material maupun spiritual. Seluruh rakyat Indonesia berarti untuk setiap orang yang menjadi rakyat Indonesia.
Pengertian itu tidak sama dengan pengertian sosialistis atau komunalistis karena keadilan sosial pada sila kelima mengandung makna pentingnya hubungan antara manusia sebagai pribadi dan manusia sebagai bagian dari masyarakat.
Macam-macam keadilan maliputi :
1.Keadilan Distributif
Yaitu suatu hubungan keadilan antara negara dan warganya, dalam arti pihak negaralah yang wajib memenuhi keadilan dalam bentuk keadilan membagi, dalam bentuk kesejahteraan, bantuan, subsidi serta kesempatan dalam hidup bersama yang didasarkan atas hak dan kewajiban.
2.Keadilan Legal
Yaitu suatu hubungan keadilan antara warga negara terhadap negara, dalam masalah ini pihak wargalah yang wajib memenuhi keadilan dalam bentuk mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam negara.
3.Keadilan Komutatif
Yaitu suatu hubungan keadilan antara warga atau dengan lainnya secara timbal balik. Dengan demikian, dibutuhkan keseimbangan dan keselarasan di antara keduanya sehingga tujuan harmonisasi akan tercapai.
C.Kejujuran
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya dan sesuai dengan kenyataan yang ada. Jujur juga berarti seseorang yang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum.
Barangsiapa berkata jujur serta bertindak sesuai dengan kenyataan, artinya orang itu berbuat benar.
Orang bodoh yang berbuat jujur adalah lebih baik daripada orang pandai berbuat curang. Barangsiapa yang tidak dipercayai tutur katanya, atau tidak menepati janji, maka ia termasuk golongan orang yang munafik sehingga tidak menerima belas kasihan dari Allah.
Pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi. Kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan ataupun dosa.
D.Kecurangan
Kecurangan ataupun curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur. Sudah tentu kecurangan adalah lawan dari kejujuran.
Orang yang berbuat curang artinya apa yang ia lakukan tidak sesuai dngan hati nuraninya. Sudah tentu keuntungan yang ia peroleh tidak wajar.
Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar di anggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Orang seperti itu biasanya tidak senang , apabila ada yang melebihi kekayaannya. Padahal agama manapun tidak membenarkan orang mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya tanpa menghiraukan orang lain.
Bermacam-macam sebab seseorang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada empat aspek yaitu, aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradqaban dan aspek teknik. Apabila ke empat aspek itu dilaksanakan dengan waja, maka segalanya akan berjalan sesuia dengan norma-norma ,oral atau norma hokum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan yang melanggar norma tersebut dan terjadilah kecurangan.
E.Pemulihan Nama Baik
Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Menjaga nama baik adalah tujuan orang hidup. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan nama baik seseorang merupakan hasil dari perbuatan orang itu sendiri, dilihat dari cara berbicara, cara bergaul, sopan santun, dan lain sebagainya.
Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
1.Manusia menurut sifat dasarnya adalah mahluk social
2.ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang harus di patuhimanusia untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut.
Pada hakekatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya. Bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuan moral atau tidak sesuai akhlak
MANUSIA DAN PENDERITAAN
- Pengertiaan penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra, yang artinya menahan atau menanggung. Jadi, derita adalah menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat dirasakan lahir ataupun bathin.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu merupakan resiko hidup.
Penderitaan juga merupakan energi bagi seseorang untuk bangkit, atau sebagai langkah awal seseorang untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan. Tuhan memberikan manusia kenikmatan ataupun kebahagian, tetapi juga memberikan penderitaan ataupun kesediahan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memaling dariNya.
Baik dalam Al-Quran maupun kitab suci agama lain, banyak surat maupun ayat yang menerangkan tentang penderitaan yang dialami manusia atau berisi peringatan bagi manusia akan adanya penderitaan. Umumnya manusia kurang memperhatikan peringatan tersebut, sehingga manusia tidak siap untuk menghadapi penderitaan tersebut.
- Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, maka timbullah penderitaan.
Didalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang akan dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya.
Siksaan yang sifatnya psikis misalnya,\
1. Kebimbangan
Kebimbangan akan dialami seseorang, apabila ia tidak bias menentukan pilihan mana yang akan diambil.
2. Kesepian
Kesepian merupakan rasa sepi yang dialami oleh seseorang, walaupun dalam keadaan ramai sekalipun.
3. Ketakutan
Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan sesor4ang mengalami siksaan bathin. Bila rasa takut oitu dibesar-besarkan dan tidak pada tempatnya, maka ketakutan seperti itu dikatakan sebagai phobia.
Penyebab seseorang mengalami ketakutan, antara lain adalah :
a. Claustrophobia dan Agoraphobia
Claustrohobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup. Sedangkan Agoraphobia adalah rasa takut pada ruangan terbuka.
b. Gamang
Rasa takut apabila seseorang berada pada tempat yang tinggi.
c. Kegelapan
d. Kesakitan
e. Kegagalan
- Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal dengan istilah kekalutan mental atau gangguan kejiwaan. Disebabkan akibat ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah yang tidak wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental adalah :
a. Kepribadian yang lemah
Akibat jasmani atau mental yang kurang sempurna, hal-hal tersebut menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
b. Terjadinya konflik sosial budaya
Akibat norma yang berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
c. Cara pematangan batin
Memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial (over acting).
- Penderitaan dan Sebab-sebabnya.
a. Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang dialami manusia akibat perbuatan buruk manusia itu sendiri dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
Misalnya akibat perbuatan buruk dalam hubungan sesama manusia adalah pembantu rumah tangga yang diperkosa, disekap, disiksa oleh majikannya. Sudah sepantasnya majikan tersebut diberikan hukuman yang setimpal karena perbuatannya tersebut. Dan pembantu yang mengalami siksaan itu, segera mendapatkan pemulihan.
Sedangkan akibat perbuatan buruk dalam hubungan manusia dengan alam adalah musibah banjir dan tanah longsor. Semua itu merupakan akibat dari perbuatan buruk manusia. Mereka yang merusak alam, tidak menyadari bahwa alam sekitar seharusnya perlu dijaga serta dipelihara bukan untuk di hancurkan.
b. Penderitaan yang muncul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia juga dapat terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab dari Tuhan. Namun kesabaran, tawakal seta optimisme merupakan usaha untuk mengatasi penderitaan tersebut. Contoh, seorang anak laki-laki buta yang sejak dilahirkan, diasuh dengan tabah oleh orangtuanya. Ia di sekelohkan sehingga memiliki kecerdasaan yang luar biasa. Hingga ia memperoleh pendidikan sampai jenjang universitas.
- Pengaruh Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat beruba sikap positif maupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sebaliknya, sikap positif yaitu sikap optimis dalam mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan sebuah rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan.